Mungkin banyak yang beranggapan kalo aku itu suka main malem-malem dan kalo udah main nggak mau pulang. Kenapa kalian sampek bisa berpikir seperti itu? Bukannya nggak mau pulang tapi aku masih ingin menikmati malam lebih lama karena aku tau besok atau lusa belum tentu aku bisa menikmatinya lagi. Bisa seorang diri atau bersama teman. Dan kalopun aku capek aku juga akan pulang :(
Aku juga manusia biasa, masih bisa capek dan mengeluh kalo udah capek banget. Jadi mengapa kalian berpikir aku orang yang nggak ada capeknya? :(
Aku juga manusia biasa, masih bisa capek dan mengeluh kalo udah capek banget. Jadi mengapa kalian berpikir aku orang yang nggak ada capeknya? :(
Dan once again ada yang pernah tanya, emang kamu nggak dimarahi kalo main terus? Sudah pernah aku bilang disebelumnya, aku manusia biasa yang banyak banget kurangnya sama seperti kalian. Yang masih mempunyai bapak dan ibu (baca: Alhamdulillah) dan keluarga yang utuh. Mereka juga sayang aku ya walaupun kadang cuek banget, apalagi kalo pas aku galau. Ampun deh :') mereka juga sangat peduli. Ketika aku sakit, aku laper, dan ketika aku bosan mereka sangat mengerti. Oleh karena itu ketika aku bosan mereka selalu menyuruhku pergi keluar, kerumah temen atau kemana. Biasanya bapak bilang "gak nang omahe koncomu a?" "gak metu a? Metuo wes mumpung sepeda e gak digawe" atau apalah-apalah lainnya. Walaupun bapakku menyuruh aku pergi keluar bukan berarti beliau menyuruh aku pergi dan gak pulang-pulang. Kalian salah. Orang tua tetaplah orang tua, sejauh apapun anaknya pergi kalo pun itu jauh banget pasti orang tua tsb kangen anaknya. Sama kayak orang tuaku kalo aku pergi atau main jauh pasti lah beliau khawatir dan selalu bertanya "kapan pulang?" "cepet pulang. Jangan malem-malem" "hati-hati" "pulangnya dijemput tah?" dan apalah-apalah itu. Apalagi kalo aku nggak ada kabar sama sekali, pastilah mereka nelpon dan ngirim pesan sampek tlp/pesan mereka dibalas. Pernah kejadian pas aku main ke Situbondo dan perjalanan pulang sampek di Probolinggo bapak nelpon, sampek 21 panggilan tak terjawab. Woow. Segitu khawatirnya orang tuaku sampek nggak peduli pulsa mereka habis uhh terharu :') someday ketika kita nanti sudah jadi orang tua pastilah kita akan berada diposisi seperti itu. Well bukannya orang tuaku itu nggak peduli atau nggak pernah marah-marah kalo aku main terus. Aku pernah dimarahi bahkan dicuekin berhari-hari karena seharian gak dirumah. Intinya kita harus bilang dan jelasin kemana kita mau ngapain dan sampek kapan. Tiga jawaban dari pertanyaan itu (mungkin) sudah menjelaskan. Beda lagi sama orang tua yang over protective :)
Biasanya sih orang tuaku nanyanya ya kayak tadi dan itu sudah menyelesaikan perbincangan kita. Dengan kalimat penutup "yowes hati-hati, ojok bengi-bengi"
Hihihi maaf pak bu kayaknya aku ini nighter human, jadi susah banget kalo nggak pulang malem. Bilangnya sih enggak akan pulang malem tapi sampek rumah paling sore ya jam delapan :p itu udah paling awal banget. Nb: beda lagi kalo aku udah capek banget lo.
Malam itu suasana yang sangat aku suka. Kalo nggak kemana-mana biasanya cukuplah dipojokan kamar masang mp3 dengan volume yang agak sedikit rendah melantunkan instrumen-instrumen favorite. Ditemani susu chocolate panas dan si lampu tidur biru yang aku beli dengan uang hasil keringatku. Itu sekarang kalo dulu jaman-jamannya aku masih sekolah biasanya ditempat tidur ditemani laptop dan scrolling twitter ditambah lantunan musik dari Secondhand Serenade. Itu baik sih tapi nggak baik untuk hatiku, karena hatiku sangat rentan saat itu (baca: sedikit curhat).
Malam adalah bagian dari 3/4 hari dalam 24 jam. Sebenarnya ketika kita keluar dari bumi yang terlihat hanyalah gelap malam dengan taburan bintang-bintang dan galaksi yang beraneka rupa, bukannya siang yang bisa kita lihat setiap harinya. Siang terjadi akibat bintang matahari yang ada di galaksi Bima sakti. Oh ya sekarang kan bulan September. Aku pernah baca di salah satu artikel katanya kita bisa melihat galaksi Andromeda dengan mata telanjang di bulan September, aku sih nggak tau tepatnya kapan dan bagaimana. Tetapi aku selalu berdoa semoga Allah mau menunjukkan kekuasaan-Nya untukku, melihat galaksi Andromeda dengan mata telanjang. Aamiin.
So good night and wish tomorrow will get better day muah muah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar