Profile

Selasa, 31 Desember 2013

Catatan Akhir 2013 (part 2)

Aku certain pas liburanku ya.. hehe. Liburanku ku habiskan sama keluarga. Sangat membosankan sih tapi ya mau gimana lagi. Pas liburan ini ada beberapa kejadian yang membekas dipikiran dan hati. Sebagaimana anak muda yang merasa bosan karena dirumah terus, pasti ia akan pergi keluar untuk mencari hiburan. Begitu juga dengan aku, aku main ke Surabaya nyamperin icha. Mau mengembalikan modem sih sekalian refresing lah hehe. Panas. Ini pertama kalinya aku main sendirian ke Surabaya kota. Haha kayak anak ilang. Sstttt. Nah pas beberapa menit ketemu icha, eh si dia sms. Oke ini juga pertama kalinya dia sms aku duluan selama 2013 ini. Hmm smsnya panjang dan berbahasa inggris, tapi aku tau kok maksudnya. Over all sedih pasti dan nggak akan nyangka, segitu keras kepalanya nih orang buat nyuruh aku kayak gitu. But everything can be better. Beberapa hari setelah keterpurukan itu datanglah seseorang yang pernah menemaniku saat ngerayain celebrate my second anniversary sama si dia tadi. Dulu pernah lah nemenin tapi tiba-tiba ngehilang dan sekarang muncul lagi. Tau tuh ada apaan. Aku juga masih ingat dulu pagi-pagi dia ngucapin “Selamat pagi Andromeda J” haha. Seneng sih tapi tuh nama kayaknya bukan tertuju ke aku deh hehehe. Seminggu dua minggu bersama akhirnya pacaran dan tiga hari setelahnya putus. Wkwkwk pasti nggak nyangka toh? Ya begitulah. Apa yang dulu pernah dia katakan sekarang terjadi. Dan jomblo lagii yeee~
Entah jomblo kadang nyenengin kadang nyesekin.
Juli. Tepat 15 juli aku masuk sekolah, menjadi siswa kelas tiga. Semua suasana seketika berubah, entah diriku yang berubah atau lingkunganku. Ya aku tak pernah tau itu. Aku masuk sekolah seperti biasanya. Masuk pagi pulang siang, karena saat itu lagi bulan puasa. Kehidupan membosankan siswa terjadi lagi huhu.
Dulu saat masih kelas dua aku benci banget sama adik kelas, nah pas aku prakerin jarang ketemu eh pas balik kesekolah ketemu dia nyari gara-gara lagi sih. Ihh sebel dan emosi tapi inget puasa. Kendalikan emosi. Astagfirullah.
            Agustus. Eh bentar deh sebelum ke bulan agustusnya aku ada sedikit cerita yang mau tak bagikan. Seru nih. Hari rabu tanggal 31. Kemarin selasa rencananya aku icha anita sama ranggi pengen pulang maghrib dan buka bersama sekalian lihat anak futsal latihan, tapi berhubung ada kendala jadi batal. Nah digantikan hari rabu. Dan kebetulan saat itu ada anak basket latihan. It’s right.
Pas itu aku lagi ada dikelasnya icha, 102, lagi laptopan dan ngecharger hp sama icha anita dan ranggi. Kemudian wahidin tiba-tiba datang ke kelas. Tumben. Dia bilang ke aku “sep entuk salam tekan arek”. Aku bertanya-tanya “sopo?”. “arek tkj arek basket pisan” katanya. Waduh siapa coba? Penasaran. Dan hal terlucunya, pas wahidin keluar mukaku dan mukanya anita saling pandang-pandangan. Waktu itu anita lagi ada disebelahku. Kemudian anita keluar dan melihat suatu pemandangan whwh.
Wahidin lagi memberi seseorang diujung sana kode. Aaaa wahidin gitu deh :3
Nggak mau bertanya-tanya, aku ngajak icha dan anita sholat. Pas di masjid sih aku lihat wajah tuh anak tapi aku nggak  bisa inget-inget. Dalam keadaan penasaran itu aku memutuskan ke hebring, mau buka bersama. Kebetulan ada Mifta dan Guntur juga. Selesainya aku kan kebelet, daripada nahan kan juga nggak baik. Lalu aku ke sekolah. Eh apesnya di sekolah tambah dibully sama anak basket. “ikuloh sing gawe jaket abang”. “mif arek ndek sebelahmu iku sopo?”. Haduh habis sudah ini tampang dengan bullyan mereka.
Sampainya dirumah aku langsung sms anita, bertanya terus dan mengintrograsinya. Aduh lah emang aku penasaran hayo.. si anita nebak namanya tuh anak adalah TIAN. Dan keesokan harinya pas aku tanya ke seseorang jreeng jreengg. 100. Namanya adalah Christian.
Hari kamis tanggal satu agustus hari pertamaku mengubah penampilan rambut juga dimana hari yang membuatku merasa malu setengah mati karena cowok. Dari pagi sampek siang aaaaaa dibully terus huft. Kemudian tepat dihari jum’at tanggal dua agustus. Ini hari yang amazing dan excited sumpah.
Dari pagi sampai siang , aku dan anak-anak kelasku menyiapkan berbagai macam lomba yang sudah ditentukan oleh panitia penyelenggara Pondok Ramadhan dan Buka Bersama. Yang inilah yang itulah dan berbagai macam lainnya. Nah kalau temen-temenku yang lain ada yang bingung buat ke acara buka bersama di sore harinya. Aku sendiri juga begitu. Kita udah di sekolah dari pagi masa mau sampai malem di sekolah terus, otomatis para siswa protes dan minta pulang terlebih dahulu. Tapi ya gitu cuma 15 menit. Nah kalau yang rumahnya jauh gimana? Masa mandi di sekolah. Oh please deh -_-
Saat itu aku curik atau viki kerumahnya nova yang ada di arjosari. Aku mandi dan siap-siap disana. Untung dari rumah aku udah bawa ganti , sampai task u berat banget. Aku berangkat dari rumah nova jam empat. Ya biar nggak terlalu lama nunggu disana. Ah malu deh rasanya pas ke sekolah. Apalagi kalau sampai dilihatin sama si dia. Aduhhh!!!
Aku sangat mengingat bagaimana hari ini berlalu. Entah bagiku hari ini adalah hari yang selalu aku tunggu yang selalu aku inginkan kehadirannya. Meet and great. Sorenya kita semua siswa disuruh berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti acara yang telah dibuat. Sebelum maghrib panitia mengumumkan pemenang rangkaian parcel. Juara pertamanya adalah dari kelas XII TKJ D. Kelasku tak mendapat juara, sedih sih, tapi ya mau bagaimana lagi kita juga kurang antusias dalam merancang tuh parcel. Semangat! Adzan berkumandang, kita pun membatalkan puasa dengan makan buah kurma dan minum air putih. Setelah itu mengambil air wudhu dan sholat berjamaah. Dan kemudian makan-makan yeee.. ini yang ditunggu. Aku makan bersama temen-temen kelas. Jadi kayak membentuk lingkaran gitu trus makan bareng-bareng. Acara diakhiri dengan do’a bersama dan meminta maaf atas kesalahan-kesalahan sebelum hari Idul fitri. Lalu pulang. Saat itu aku nggak langsung pulang, aku duduk dan nunggu seseorang. Mau bareng maksudnya, bukan cowok kok. Aku duduk didepan ruang 103. Tiba-tiba wahidin nyamperin aku dan bilang “sep ada anak yang mau ngomong”. Ku hampiri dengan senyum tersipu malu, aku bertanya “ada apa?”. Aku ingat ketika pertama aku bicara dengannya dan menjawab satu pertanyaan yang diajukan padaku. Saat itu dia memakai kaos putih salah satu club sepak bola, celana jeans panjang, dan sepatu creamnya.
Speechless! “aku boleh minta nomor hpnya”. Hahaha. Aku keluarkan sebuah note dari tasku, ku robek selembar kertas, dan kutuliskan nomor handphoneku disana. Ku berikan. Haha aku ingat bagaimana wajahnya ketika kuberikan nomor hpku. Lucu dan malu-malu gitu. Pengen ketawa tapi harus nahan tuh tawa. Kemudian dia menawarkanku pulang bareng, tapi aku menolaknya. Sayang ya. Lalu kutinggalkan dia sendiri. jujur masih pengen tau lebih banyak tentang dia. Hari semakin malam dan aku harus pulang daripada ntar dimarahi ibu. Ketika aku dalam perjalanan pulang tba-tiba hpku bergetar, eh ada sms dari seseorang yang mendapatkan nomorku tadi. Seneng deh. Ini rahasia ya, rahasia umum.. pas sms pertamanya masuk aku senyum loh wkwkwk. Aduh nanti yang bersangkutan baca jangan ketawa atau senyum-senyum ya. Malu. Itulah awal aku bertemu dan berkenalan dengannya. Sejak saat itu pula aku mulai sering “berkomunikasi” dengannya. Setiap waktu disaat kesibukan menghampiri kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar