Profile

Jumat, 03 Januari 2014

Hallo 2014

Welcome 2014 ~
Liburan sudah hampir habis nih.. Uhh malas + capek + keluhan pastinya.
“Aku pengen liburnya diperpanjang”
“Aku nggak mau masuk sekolah”, dll
Termasuk di salah satu social media yang sering aku pelototin, tiap baca updatenya tentang keluhan setelah liburan hampir selesai. Ohh please… Bebaskan kami dari siksaan pelajar ini huhu..

Baiklah. Sebagai pelajar yang berbudi luhur, saya akan terus mengemban tugas sebagai pelajar pada umumnya, walaupun itu paksaan batin dan hati nurani. Hiks.
Btw ini adalah holiday terakhirku sebagai kaum pelajar. Secara sekarang sudah kelas akhir dan tiga bulan lagi kita kaumnya kelas akhir harus mengikuti ujian paling keramat sepanjang masa. Ujian terakhir para pelajar.
Wonderful and excited
Kata yang dapat mengungkapkan liburanku kali ini. Sungguh memberi cerita dan mengukir sejarah baru. Whahah nih bahasa sama kata-kata lebay banget sih, untung yang nulis cuma lebay pas tidur :P
Cerita akhir liburan 2013

Sebelum liburan, aku dan teman-teman se-angkatan tujuh mengambil hasil nilai….apa hayo coba tebak? Nilai ujian? Bukannnn.. nilai togel? Yayaya benar, benar-benar anda kurang tepat. Wkwk. Kita mengambil nilai try out yang dilaksanakan beberapa minggu kemarin. Try out kesatu dan kedua.
Berapa nilainya?
Mau tahu apa pengen tahu apa butuh tahu sih? Kalau mau, pengen, dan butuh beli aja di pasar atau di orang yang jualan tahu. Kok malah bilang ke aku hahaha. Just kidd *ucapannya-widya*
Jangan bahas nilaiiiiii dong huhuhu. Kalau ditanya nilai, nilaiku jelek banget tapi kalau ditanya muka cantikk buanget wkwk. Maaf sekali-lagi. Jujur deh nilai gua jelek sangat, kalau kalian tau pasti kalian akan…….??? Ya gitu deh.
Back to topic. Nah saat pengambilan itu, orang tuaku emang nggak aku suruh dateng. Kenapa? Karena… percuma kalau ortuku tau nilai try out jelek, bakal dikasih apaan. Perijinan liburan batal yang jadi, oleh karena itu ortuku tanya “ngapain ke sekolah?” kujawab “ini mau bersih-bersih sekolah” wkwk. Bohongnya ketahuan banget nggak sih? Ortu maapin anakmu ini yak 
Nah pas aku dapet tuh amplop putih, ku buka dan jreeengg jreengg….
Dari siswa 212 orang, aku peringkat berapa hayo? Coba tebak nanti tak kasih permen hihi. Oh my God. Bukan peringkat tapi urutan siswa paling males kayaknya. Pokoknya dua digit sama dan angkanya itu angka kesukaanku. Ya itu deh, udah jangan bahaaasss.. Aku mulai frustasi hiks.
Karena sudah lelah dengan penderitaan selama bersekolah aku memutuskan untuk meninggalkan kota tempatku menetap sekarang ini. Alhamdulillah perlahan pikiran akan belajar mengajar mulai hilang, tapiiiii pikiran tentang tugas akhir ini semakin menjadi-jadi. Ya Allah cobaan ini sungguh sangat menguji kesabaran pelajar kelas akhir. Pengen nangis sumpah. Tapi ya sudahlah, namanya juga kehidupan, ya dijalani aja yang ada yang Allah rencanakan saat ini. Mungkin, suatu saat akan ada rencana terbaik yang terindah yang Allah buat untuk “kita”. Amin.
Seminggu pertama liburan. Minggu ini aku habiskan dengan banyak rencana yang sudah aku pikirkan sebulan lalu. Rencana tetaplah rencana. Namanya rencana itu kan hanya 1 : 10 yang terjadi. Yang terjadi ya Alhamdulillah, yang gagal ya dijalani dan buat rencana baru lagi. Aku orangnya simple dan santai. Kalau rencananya berhasil dan terwujud berarti aku berhasil dengan keyakinanku. Kalau gagal berarti aku harus lebih yakin dan terus bermimpi. Sedih? Nyesel? Ngapain harus begitu, jangan pernah ada rasa seperti itu. Iya kalau kita kehilangan kesempatan untuk mewujudkan rencana itu, menangislah. Tapi untuk apa juga kita menangis, hello… Allah itu punya banyak rencana tersembunyi yang nggak akan pernah kita tau. Tenang santai dan nikmati. Semua akan berlalu tanpa tersadari. Let it flow guys ~
Ini tadi aku ngomong apa ya.. oh iya oke back to topic. Sama seperti postinganku di “Catatan Akhir Tahun 2013” tepatnya di part 3, disana aku kan pernah bilang di bulan Desember ini ada beberapa remainder terkhususnya tanggal 23, 25, dan 28. Oke tanggal pertama di tanggal 23. Aku nggak ada perayaan untuk merayakan tanggal itu. Lagipula untuk apa hehe. Kemudian tanggal kedua, tanggal 25. Ini adalah yang pertama. Bunga mawar putih. Blablabla. Kemudian tanggal terakhir, tanggal 28. Aku nggak tau apa yang harus aku bagi. Yang pasti ini adalah yang kedua. Tiga mawar putih dan ceritanya. This is his birthday. Happy birthday there..!! always dream and do that can you do ^^
Hahaha but it is long story. Just thanks for this day xoxo B-)
Okeeeeey… lanjut ke liburan di minggu kedua. Oleh karena di minggu kedua ini adalah minggu pergantian tahun, aku mau merencanakan suatu kegiatan dimana hanya ada aku dan ceritaku. Tak ada dia, kamu, dan mereka. Dannn setelah melewati berbagai macam pemikiran, aku memutuskan untuk pergi ke suatu daerah terpencil yang belum pernah aku datangi. Inilah saat pertama aku kesana. Tempatnya alam banget, deket pantai, sepi, dan jauh dari keramaian. Nah loh menurutmu kalau kamu ada ditempat kayak gitu gimana?
Bagiku, inilah hidup. Tenang dan tanpa beban. Kehidupan seperti ini pernah kurasakan ketika aku masih berumur 7 tahun. Saat itu, dimana tak ada kata yang aku pahami. Tak ada perasaan yang aku rasakan. Tak ada kisah yang harus kujalani. Sangaaaat bahagia, tanpa ada beban pikiran. Masa kecil yang selalu aku ingat. Hmm it’s memories my childhood. Andaikan ~
Well aku akan cerita gimana indahnya saat liburan itu.
Senin pagi aku balik ke Malang. Kemudian saudara sepupuku memintaku untuk menghampirinya, karena kebetulan dia juga ada di Malang. Katanya sih rindu aku. Aku akui aku memang orang yang selalu dirindukan hahaha. Nah ketika itu aku sangat bimbang untuk pergi atau tidak, tapi aku berfikir, ya sekali-kali cari suasana baru. And than I went to her home. Yaps aku berangkat sendirian. Selalu seperti itu sih memang, so it’s very well. Aslinya ia tinggal di Bojonegoro dan ketika liburan tiba ia menghabiskan waktu liburannya disana, di tempat tinggal sewaktu ia berusia 6tahun. Interesting.
Bener-bener cerita banget loh ini. Bayangin deh, awalnya aku disuruh ngebis ke daerah karangkates. Waktu mau naik itu agak kayak gimana gitu ya, entah perasaanku tiba-tiba jadi nggak enak. Dan aku berfikir ulang. Kesana enggak kesana enggak? Bingung gilak. Stop think and do it. Aku naik tuh bis, perasaan tak enakku menjadi kenyataan. Penuh, sesak, panas, sempit, sakit, apalagi ya…aduh yang pasti aku didalam tuh bis rasanya sesak nafas banget. Bayangin dalam tuh bis bener-bener full dan nggak ada space buat gerak. Oh men penyet nih badan men ~
Sampai ditempat, aku bernafas lega. Akhirnya bisa menghirup udara segar kembali. Lima menit kemudian ada bapak-bapak nawarin naik ojek. Bingung dan takut pastinya. Apalagi ini pertama kali kesana, sendirian lagi. Wkwk pertama kali men, aku di bendungan karangkates. Bendungan karangkates coy….seorang diri. Iya sih biasa, bagiku ya luar biasa. Pertama kali ke suatu tempat yang jauh disana sendirian pula. Hahaha.
Hm mikir. Ya udahlah daripada aku diam dan seperti anak ilang, aku ngojek bro. Capek. Lah emang rumahnya jauh haha. Setelah muter sana sini tanya sana sini, akhirnya ketemu juga tuh rumah. Whaha bayar ojek? Tenang. Aku dibayarin kok. Finally take home. Oh badanku rasanya mau patah semua. Mandi. Makan. Ketemu si punya rumah. Ketemu para anak kecil nakal tapi nyenengin.
Aku berada disana selama 5 hari 4 malam. Ohh men many some story ~
Disana berasa bebas banget. Tenang. Dan seneng doang. Sedikit cerita rahasia umum, kalau pagi aku bangun selau diatas jam 8 wkwk. Tapi kalau malam selalu tidur diatas jam 12. Hihihi. Aduh ketahuan malasnya deh. Sumpah aku berasa hidup sesuka hati. Makan tinggal ngambil. Pergi kemanapun terserah. Mau ke pantai juga deket. Gowes juga bisa loh. Bener-bener tempat idaman. Tapi ada juga hal-hal yang rada nggak enak. Disana sinyalnya providerku lose, akhirnya aku beli provider lain. Ya otomatis nggak kontak-kontakan sama orang. Enak dong liburan tanpa harus terganggu orang. Disana juga jauh dari indomart/alfamart/minimarket. Dan kalau mau ke mini market harus sepedaan sekitar 5-10menit. Jaraknya emang jauh-jauh bro. Susah sih ya tinggal di desa tapi bannyak cerita dan kesenangan tersendiri itu yang susah dicari orang hehe.
Malam pergantian tahun kali ini aku lewati sama sepupuku. Ini pertama juga buat aku melewati pergantian tahun enggak sama orang tua. Kangen sih, kangen banget. Tapi ya nggak papa sekali-kali.
Malam berganti malam, hari berganti hari. Pangalaman pun kian banyak. Saatnya balik ke malang. Uhh seketika perasaan tak ingin kembali hadir, aku ingin menetap disini dengan waktu yang lebih lama. Atau mungkin suatu saat aku kembali lagi kesana dan aku bersama seseorang yang special, mungkin. Karena rencana terindah tidaklah diketahui. Hihihi I hope so.
Ketika dihari terakhir sebelum balik, sepupuku bilang “kenapa ketika mau balik selalu yang kita kerjakan akan menjadi hal yang menarik dan membuat kita lebih berbahagia?”
Do you know why? Haha I also think like that. But after finished holiday I will miss this moment. Definitely.
Malam hari sebelum balik aku tidur ya diatasnya jam 12 bahkan tidur jam setengah dua hihi. Makan sambil lihat harry potter bro. Teringat besok pagi jam 6 harus balik, aku langsung tidur. Eh pas paginya aku bangun jam 7 dan itu mata masih tak bisa terbuka. Nguantuks. Hoams. Kemudian aku mandi. Kalian pernah ke daerah Batu nggak? Pernah ngerasain airnya yang dingin? Kalau pernah berarti tau gimana dinginnya air yang tak buat mandi. Ya kayak gitu dinginnya. Hahaha. Tapi hal itu tak membuatku malas menyentuh tuh air, malah seneng banget bisa mandi pakai air sedingin itu.
Selesainya aku duduk diteras belakang didekat api sambil melihat keluar. Pagi yang mendung yang berkabut dan sangat dingin. Bener-bener suasana yang nyaman sekali. Makan pagi. Sepupuku yang satunya datang. Pulang. Huhu bye suasana alam hiks.
Aku diantar sepupuku ke daerah dimana aku turun dari bis kemarin. Yap bendungan karangkates. Sumpah, keren, gila, amazing, wonderful. Ahh ini bener-bener keren gilaaa!!!!!!!
Aku berangkat pukul setengah 8 dan suasana saat itu berkabut dan mendung. Enak banget. Pas dalam perjalanan menuju ke Bendungan Karangkates, suguhan alamnya bener-bener amazing. Sumpah. Suasana yang dingin berkabut, banyak pohon-pohon besar, kanan-kiri hutan, ada gunung dengan kabut, dan satu lagi yang membuat aku pengen berhenti berdiam diri untuk melihatnya dengan waktu yang cukup lama, yaitu aku bisa lihat pantai dari jalan itu. SubnaAllah. Beneran ciptaan Allah yang indah banget. Pantai men pantai. Padahal jarak pantai sama jalan yang tak lewati itu jauh banget, ya sekitaran 2 jam. Aku seneng banget melihat pantai itu bukan karena tempat yang full memories, tapi lebih karena ke hati. Dulu sewaktu aku masih berumur 3 atau 4 tahun aku pernah tinggal di lampung, di rumah kakaknya Ayahku. Waktu disana aku diajak liburan terus. Sekilas aku aku inget tapi nggak bisa inget semuanya. Aku pernah juga di ajak ke pantai. Jujur aku nggak tau kalau saat itu aku ke pernah ke pantai, aku nggak inget sama sekali. Aku inget ya saat aku lihat fotoku waktu masih kecil yang nangis gara-gara ditinggal sendirian di bibir pantai. Wkwkwk.
Nah itu adalah pertama kalinya aku ke pantai. Kemudian beranjak dewasa dan punya keinginan pengen ke pantai. Lebih mengarah ke impian lah. Aku pengen banget ke pantai sama temen-temenku.
Alhamdulillah setelah sekian lama bermimpi tepat di umurku yang mau beranjak 15 tahun aku ke pantai. Huaa seneng buanget. Saat itu aku ke pantai Bajul Mati, mau melaksanakan upacara hari kemerdekaan. Haha waktu itu aku ikut pencinta alam tapi seiring banyak godaannya akhirnya aku keluar. Aku ingeeett banget itu cerita. Whahaha but it’s long story. Pertama untukku merasakan pantai jawa. Indaaaaahh sekali.
Kemudian ketika aku, icha, avis, nawee, ibang, dan fairus liburan bareng ke Jember. Kita ke pantai papuma. Wah ini pantai bener-bener wonderful. You should go to there. Yes should…!!
Kita berlibur selama 3 hari 2 malam dengan ber hom stay dirumahnya ibang di Bondowoso. Ini cerita gila yang beneran gila. Baru kali itu aku liburan jauh sama temen-temen. Kenangan.
Pantai nganteb. Yeah. This my favorite beach. Walaupun keindahannya nggak sebanding dengan pantai papuma tapi disana banyak ceritanya. September 2012, aku kesana sama temen-temen kecilku. Yap eight eagle. But without gipleng. Hahaha sumpah ini cerita masih membekas dipikiran dan hati. Ahh ketika suatu masalah datang diantara eight eagle. Ketika kebosanan menjadi alasan untuk bolos kesana. Ketika suatu nama aku teriakkan di bibir pantai itu. Dan ketika pertama kalinya aku bolos bersama mereka, pengukir sejarah hidupku, ke pantai itu. Hmm it’s love friendship. Oh ya aku kesana lagi. Yaps ke pantai nganteb lagi. September 2013. Without eight eagle but with my boy. Hihihi. Ceritanya sama, aku bolos sama dia dan pergi kesana. Kalau yang ini sih emang gila. Semuanya gila wkwk. It’s love story <3
Nah udah tiga pantai kan, masih ada dua pantai lain yang aku kunjungi. Tapi aku capek mau cerita. Ya cukup itulah cerita tentang pantai, yang menjadi tempat pemberiku ketenangan hati.
Back to topic.
Jadi semacam itulah arti pantai untukku. Pantai adalah salah satu tempat keramat yang harus aku datangi ketika liburan datang. Dimana disana aku kembali men-charger pikiran dan hati untuk kubuat menjelajahi bermacam cerita.
Keasikannya aku menikmati suasana seperti itu, tanpa tersadari aku sudah sampai dan lekas aku naik bis. Kemudian pulang kerumah. Capek. Lelah. Letih. Semacam aku berpetualangan yang nggak pulang-pulang. Nggak pentinglah. Yang penting aku bisa liburan. Aku bisa menikmati alam. Aku bisa menjelajahi dunia luar. Hanya seorang diri. Yaps inilah yang aku inginkan memang. Tanpa siapapun hanya aku dan ceritaku.
Ya begitulah singkat cerita liburan terakhirku menjadi seorang pelajar teladan haha. Menikmati dan melewati pergantian tahun 2013 menuju 2014. Happy new year  2014. Semoga semua khayalanku dan beberapa keyakinanku dapat terjadi di tahun ini. Amin. Mimpi, cerita, dan cinta. Satu kesatuan yang tak akan pernah lepas dari sosok seperti aku.
Thanks for read. Love 2014.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar